Kitab Suci

Just another iMe (iLearning Media) site

By

Kuis etika profesi

1. Berikan titik Kelemahan dari Kode Etik Profesi
Jawab :
Kode etik profesi juga memiliki beberapa kelemahan diantaranya:
a. Idealisme yang terkandung dalam kode etik profesi tidak sejalan dengan fakta yang terjadi di sekitar para profesional, sehingga harapan terkadang sangat jauh dari kenyataan.
b. Memungkinkan para profesional untuk berpaling kepada kenyataan dan mengabaikan idealisme kode etik profesi. Kode etik profesi bisa menjadi pajangan tulisan berbingkai.
c. Kode etik profesi merupakan himpunan norma moral yang tidak dilengkapi dengan sanksi keras karena keberlakuannya semata-mata berdasarkan kesadaran profesional.
d. Memberi peluang kepada profesional yang untuk berbuat menyimpang dari kode etik profesinya.

2. Jelaskan tugas utama dan tanggung jawab dari pekerjaan : a. Sistem Analis b. Project Manager c. Programmer d. Staff EDP e. Instruktur IT
Jawab :
a. SISTEM ANALIS
Tugas Utama Tanggung jawab:
Menentukan lingkup sistem
Mengumpulkan fakta
Menganalisis fakta
Mengkomunikasikan temuan-temuan tersebut melalui laporan analisis sistem.
Mengidentifikasi penyebab masalah
Mengidentifikasi titik keputusan
Mengidentifikasi personil-personil kunci
bertanggungjawab atas kapan tugas dan kegiatan akan dibutuhkan untuk menghapus pertahap sistem yang berjalan dan memulai mengoperasikan sistem yang baru.
Tanggungjawab analis sistem tidak hanya pada pembuatan program komputer saja, tetapi pada sistem secara keseluruhan.
Pengetahuan analis sistem harus luas, tidak hanya pada teknologi komputer, tetapi juga pada bidang aplikasi yang ditanganinya.
Tanggungjawab analis sistem tidak hanya pada pembuatan program komputer saja, tetapi pada sistem secara keseluruhan.
Pengetahuan analis sistem harus luas, tidak hanya pada teknologi komputer, tetapi juga pada bidang aplikasi yang ditanganinya.
Pekerjaan analis sistem dalam pembuatan program terbatas pada pemecahan masalah secara garis besar.
Pekerjaan analis sistem melibatkan hubungan banyak orang, tidak terbatas pada sesama analis sistem,programer tetapi juga pemakai sistem dan manajer.

b. PROJECT MANAGER
Tugas dan tanggung jawab:
Seseorang yang mempunyai keseluruhan tanggung jawab untuk pelaksanaan dan perencanaan dan mensukseskan segala proyek. Sebutan Project Manager ini digunakan dalam industri konstruksi, arsitektur dan banyak jabatan berbeda yang didasarkan pada produksi dari suatu produk atau jasa.
Manager proyek harus memiliki suatu kombinasi ketrampilan yang mencakup suatu kemampuan untuk menembus suatu pertanyaan, mendeteksi asumsi, tidak dinyatakan dan tekad konflik hubungan antar pribadi seperti halnya ketrampilan manajemen yang lebih sistematis.
Tanggung jawab Project Manager adalah tanggung jawab terhadap dirinya sendiri. Tanggung jawab ini tidak pernah di diskusikan di setiap buku project management, tapi ini penting, khususnya jika kamu sudah memilih project manager sebagai profesi yang kamu tekuni.
Seorang Project Manager juga mempunyai tanggung jawab terhadap organisasi. Proyek yang ditangani harus mempunyai return yang nyata terhadap organisasi.
Seorang Project Manager harus bisa menguasai teknik, tools manajemen proyek dan teknologi yang bisa diaplikasikan di proyek. Contohnya seorang project manager harus bisa membuat work breakdown structure, membuat network diagram, dan bisa mempersiapakan dokumen-dokumen yang diperlukan klien.

Read More

By

Makalah setudi kasus etika profesi IT

STUDI KASUS ETIKA PROFESI IT
MAKALAH
Dianjurkan untuk memenuhi tugas mata kuliah Etika Profesi IT
dosen pembimbing : Anita B. Wandanaya, AmTru, MM

image

Nama kelompok :

Dinny Kurnia Hermawan
Kitab Suci
Novita Heriyani
Riska laina ulfa

PERGURUAN TINGGI RAHARJA

“Jl.Jendral Sudirman No.40,
Modern Cikokol – Tangerang ”
Tahun Ajaran :
2013-2014

KATA PENGANTAR

Puji syukur alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan Rahmat dan Hidayahya-Nya,sehinga penulis dapat menyelesaikan makalah dengan baik dan tepat pada waktunya. Makalah Ini membahas tentang Studi Kasus Etika Profesi. Makalah ini dibuat dalam rangka memperdalam matakuliah Etika Profesi .
Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini tidak akan selesai jika tanpa adanya bimbingan serta bantuan Dari berbagai pihak. Oleh Karena itu, pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, khususnya kepada:

Ibu Anita B. Wandanaya, selaku dosen Pembimbing mata kuliah Etika Profesi IT
Kedua Orang Tua yang senantiasa selalu mensupport dan mendo’akan yang terbaik untuk penulis, dan
Teman yang sudah membantu penulis dalam membut makalah ini.

Penulis menyadari bahwa makalah ini kasih terdapat banyak kekurangan. Akhirnya, kritik, saran, dan masukan yang sangat membangun penulis sangat membutuhkan untuk dijadikan pedoman dalam penulisan ke Arah yang lebih baik lagi. Semoga makalah ini dapat Berguna dan bermanfaat bagi kita semua, Amin…

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR……………………………………………………………………………………..
DAFTAR ISI………………………………………………………………………………………..
BAB 1 PENDAHULUAN

1.1 Latarbelakang……………………………………………………………………………..
1.2 Tujuan…………………………………………………………………………………………

BAB II PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Etika Profesi IT…………………………………………………………..
2.1 Tinjauan Umum Etika Profesi……………………………………………………….
2.3 Struktur Etika ……………………………………………………………………………..
2.4 Kelemahan Kode Etik Profesi dan Prinsp dasar dalam Etika Profesi……………………………………………………………………………………………..
2.5 Kasus pelanagaran etika Profesi …………………………………………………

BAB III PENUTUP

KESIMPULAN………………………………………………………………………….
SARAN……………………………………………………………………………………………..
DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………………………………

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Perkembangan zaman yang diiringi kemajuan teknologi, mendorong kita untuk senantiasa berupaya meningkatkan kemampuan dalam hal penguasaan teknologi informasi. Dalam hal ini kita juga harus memperhatikan kode etik dalam IT.Kode etik adalah sistem norma, nilai dan aturan profesional tertulis yang secara tegas menyatakan apa yang benar dan baik dan apa yang tidak benar dan tidak baik bagi profesional. Kode etik menyatakan perbuatan apa yang benar atau salah, perbuatan apa yang harus dilakukan dan apa yang harus dihindari. Tujuan kode etik agar profesional memberikan jasa sebaik-baiknya kepada pemakai atau nasabahnya. Adanya kode etik akan melindungi perbuatan yang tidak profesional. Ketaatan tenaga profesional terhadap kode etik merupakan ketaatan naluriah yang telah bersatu dengan pikiran, jiwa dan perilaku tenaga profesional. Jadi ketaatan itu terbentuk dari masing-masing orang bukan karena paksaan.

1.2 Tujuan

Mencegah campur tangan pihak di luar organisasi profesi tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi. Etika profesi sangatlah dibutuhkan dalam berbagai bidang. Kode etik yang ada dalam masyarakat Indonesia cukup banyak dan bervariasi. Umumnya pemilik kode etik adalah organisasi kemasyarakatan yang bersifat nasional, misalnya Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI), kode etik Ikatan Penasehat HUKUM Indonesia, Kode Etik Jurnalistik Indonesia, Kode Etik Advokasi Indonesia dan lain-lain. Ada sekitar tiga puluh organisasi kemasyarakatan yang telah memiliki kode etik.
tujuan dari makalah ini adalah :
. Menjelaskan tentang Etika Profesi IT
. Menjelaskan tentang Tinjauan Umum Etika Profesi
. Menjelaskan tentang Struktur Etika
. Menjelaskan tentang kelemahan dan Prinsif Etika Profesi
. Studi kasus pelanggaran Etika Profesi

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Etika Profesi IT

Etika profesi adalah sikap etis sebagai bagian integral dari sikap hidup dalam menjalankan kehidupan sebagai pengemban profesi.
Etika profesi adalah cabang filsafat yang mempelajari penerapan prinsip-prinsip moral dasar atau norma-norma etis umum pada bidang-bidang khusus (profesi) kehidupan manusia.
Etika Profesi adalah konsep etika yang ditetapkan atau disepakati pada tatanan profesi atau lingkup kerja tertentu, contoh : pers dan jurnalistik, engineering (rekayasa), science, medis/dokter, dan sebagainya.
Etika profesi Berkaitan dengan bidang pekerjaan yang telah dilakukan seseorang sehingga sangatlah perlu untuk menjaga profesi dikalangan masyarakat atau terhadap konsumen (klien atau objek).

Fungsi Kode Etik :
Kode etik profesi itu merupakan sarana untuk membantu para pelaksana sebagai seseorang yang professional supaya tidak dapat merusak etika profesi. Ada tiga hal pokok yang merupakan fungsi dari kode etik profesi:
1. Kode etik profesi memberikan pedoman bagi setiap anggota profesi tentang prinsip profesionalitas yang digariskan. Maksudnya bahwa dengan kode etik profesi, pelaksana profesi mampu mengetahui suatu hal yang boleh dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan.
2. Kode etik profesi merupakan sarana kontrol sosial bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan. Maksudnya bahwa etika profesi dapat memberikan suatu pengetahuan kepada masyarakat agar juga dapat memahami arti pentingnya suatu profesi, sehingga memungkinkan pengontrolan terhadap para pelaksana di lapangan kerja (kalangan sosial).
3. Kode etik profesi mencegah campur tangan pihak di luar organisasi profesi tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi. Arti tersebut dapat dijelaskan bahwa para pelaksana profesi pada suatu instansi atau perusahaan yang lain tidak boleh mencampuri pelaksanaan profesi di lain instansi atau perusahaan.

Tujuan Kode Etik Profesi :
· Untuk menjaga dan memelihara kesejahteraan para anggota.
· Untuk meningkatkan pengabdian para anggota profesi.
· Untuk meningkatkan mutu profesi.
· Untuk meningkatkan mutu organisasi profesi.
· Meningkatkan layanan di atas keuntungan pribadi.
· Mempunyai organisasi profesional yang kuat dan terjalin erat.
· Menentukan baku standarnya sendiri.

Ciri khas Profesi

Menurut Artikel dalam International Encyclopedia ofeducation, ada 10 ciri khas suatu profesi, yaitu:
1. Suatu bidang pekerjaan yang terorganisir dari jenis intelektual yang terus berkembang dan diperluas
2. Suatu teknik intelektual
3. Penerapan praktis dari teknik intelektual pada urusanpraktis
4. Suatu periode panjang untuk pelatihan dan sertifikasi
5. Beberapa standar dan pernyataan tentang etika yang dapat diselenggarakan
6. Kemampuan untuk kepemimpinan pada profesi sendiri
7. Asosiasi dari anggota profesi yang menjadi suatu kelompok yang erat dengan kualitas komunikasi yang tinggi antar anggotanya
8. Pengakuan sebagai profesi
9. Perhatian yang profesional terhadap penggunaan yang bertanggung jawab dari pekerjaan profesi
10. Hubungan yang erat dengan profesi lain

2.2 Tinjauan Umum Etika Profesi

1. NORMA
Norma (dalam ilmu sosiologi) adalah seluruh kaidah dan peraturan yang diterapkan melalui lingkungan sosialnya.
Untuk memulihkan ketertiban dan menciptakan kestabilan, diperlukan sarana pendukung yaitu organisasi masyarakat. Yang dalam pelaksanaanya dilandasi oleh kode etik tertentu sesuai dengan tujuan dari organisasi tersebut.
Aliran – aliran yang digunakan untuk menyatakan perbuatan moral itu baik atau buruk antara lain:
1. Aliran Hedonisme : Perbuatan manusia dikatakan baik apabila
menghasilkan kenikmatan/kebahagiaan bagi dirinya sendiri atau orang lain.
2. Aliran Utilisme : Pebuatan itu baik apabila bermanfaat bagi manusia dan dikatakan buruk apabila menimbulkan mudharat bagi manusia.
3. Aliran Naturalisme : Perbuatan Manusia dikatakan baik apabila bersifat alami, tidak merusak alam.
4. Aliran Vitalisme : Perbuatan baik adalah perbuatan yang menambah
daya hidup, perbuatan buruk adalah perbuatanyang
mengurangi/merusak daya hidup.
Norma dibagi menjadi 2 macam yaitu:
a.Norma Umum
Norma yang bersifat universal ( misalnya : Norma Sopan Santun, Norma Hukum dan Norma Moral)
b.Norma Khusus
Norma yang berlaku dalam bidang kehidupan yang lebih sempit Read More

By

PO 5 etika Profesi

ETIKA PROFESI DALAM SISTEM INFORMASI

Nama : Kitab Suci
Nim : ( 1312476562 )
Jurusan : Sistem Informasi ( BI )

ABSTRAK

Profesi dalam semua bidang memiliki aturan masing-masing, termasuk pada profesi di bidang teknologi informasi. Aturan yang membatasi atau mengatur tingkah laku tersebut biasa disebut etika. Etika adalah aturan perilaku, adat kebiasaan manusia dalam pergaulan antar sesamanya, serta menegaskan mana yang benar atau salah dan baik atau buruk. Profesi adalah pekerjaan yang mengandalkan suatu keahlian dan pendidikan. Suatu profesi biasanya memiliki asosiasi profesi, kode etik, serta proses sertifikasi dan lisensi. Etika dalam sistem informasi berbeda dengan etika pada umumnya yang ada di masyarakat. Masalah etika dalam pengembangan dan pemakaian sistem informasi mencakup privasi, akurasi, property, dan akses.

Kata Kunci : Etika, Profesi, Sistem Informasi

1. PENDAHULUAN

Berkembangnya teknologi yang semakin pesat saat ini secara tidak langsung menciptakan profesi di dalamnya. Profesi dalam semua bidang pasti memiliki aturan dan tata caranya masing-masing termasuk pada profesi di bidang teknologi informasi. Aturan dalam profesi dibuat untuk membatasi tingkah laku agar tidak menyimpang dari norma yang ada di masyarakat. Aturan yang membatasi atau mengatur tingkah laku tersebut biasa disebut etika.

Menurut para ahli, etika adalah aturan perilaku, adat kebiasaan manusia dalam pergaulan antar sesamanya, serta menegaskan mana yang benar atau salah dan baik atau buruk. Etika juga berlaku dalam dunia sistem informasi. Namun saat ini, etika mendapat perhatian dalam pengembangan dan pemakaian system informasi. Masalah ini diidentifikasi oleh Richard Mason pada tahun 1986 (Zwass, 1998) yang mencakup privasi, akurasi, property, dan akses. Masih banyak yang belum mengetahui etika dalam system informasi ini. Padahal saat ini, sangat banyak orang yang berkecimpung di dunia system informasi.

2. PEMBAHASAN

2.1 PENGERTIAN ETIKA

Etika berasal dari bahasa yunani yaitu “ethos” yang artinya karakter, watak, kesusilaan atau adat. Menurut Martin (1993), “etika adalah semacam standar yang mengatur tingkah laku pergaulan manusia dalam kelompok sosial”.

Kesimpulan dari beberapa ahli mengenai pengertian etika yaitu, “etika tidak lain adalah aturan perilaku, adat kebiasaan manusia dalam pergaulan antara sesamanya, serta menegaskan mana yang benar dan mana yang buruk”. Tujuan etika adalah untuk mendapatkan konsep mengenai penilaian baik buruk manusia sesuai dengan norma-norma yang berlaku.

Ada tiga alasan mengapa etika diperlukan, yaitu :
1. Kita hidup dalam masyarakat yang semakin pluralistis dan dihadapkan dengan sekian banyak pandangan moral yang seringkali bertentangan.
2. Kita hidup dalam masa transformasi masyarakat tanpa tanding. Transformasi ekonomi, intelektual dan budaya yang menantang budaya tradisional.dalam situasi ini, etika membantu agar kita tidak kehilangan orientasi.
3. Banyaknya tawaran ideologi sebagai penyelamat. Etika membantu kita agar sanggup menghadapi ideologi-ideologi itu dengan kritis dan objektif dan membentuk penilaian sendiri agar tidak mudah terpancing.

2.2 PENGERTIAN PROFESI

Profesi adalah pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok untuk menghasilkan nafkah hidup dan yang mengandalkan suatu keahlian. Istilah profesi adalah suatu hal yang berkaitan dengan jenis pekerjaan (occupation) yang sangat dipengaruhi oleh pendidikan dan keahlian, sehingga banyak orang yang bekerja tetapi belum tentu dikatakan memiliki profesi yang sesuai.

Suatu profesi biasanya memiliki asosiasi profesi, kode etik, serta proses sertifikasi dan lisensi yang khusus untuk bidang profesi tersebut. Seseorang yang memiliki profesi tertentu disebut professional. Orientasi utama profesi adalah untuk kepentingan masyarakat dengan memanfaatkan keahlian yang dimiliki.

Dari penjelasan mengenai etika dan profesi di atas, maka dapat dilihat bahwa etika memiliki peranan dalam bidang profesi. Peranan etika dalam profesi tersebut adalah :
1. Kelompok profesi diharapkan akan mempunyai tata nilai untuk mengatur kehidupan bersama.
2. Salah satu golongan masyarakat yang memiliki nilai-nilai sebagai landasan dalam pergaulannya, baik dengan masyarakat umum maupun dengan sesama anggotanya sebagai professional.
3. Sorotan masyarakat semakin tajam manakala perilaku sebagian para angora profesi tidak didasarkan pada nilai-nilai pergaulan yang telah disepakati bersama. Read More