Kitab Suci

Just another iMe (iLearning Media) site

By

Laporan Akhir PL101b

https://www.dropbox.com/s/ggcsuu1a92pzcwl/Laporan%20PO%20ppn.epub

By

(no title)

<a href=”<a href=”&lt;a href=”https://www.dropbox.com/s/ggcsuu1a92pzcwl/Laporan%20PO%20ppn.epub” title=”PL101B” target=”_blank”&gt;&lt;/a&gt;” title=”Laporan Akhir PO PL101b” target=”_blank”></a>” title=”Laporan Akhir PL101b” target=”_blank”></a>

By

Membuat Warna, Border,dan Efek pada Microsoft Power Point

 

Warna merupakan penting dalam pembuatan presentasi kita agar berjalan dengan baik dan lancer. Setiap warna memiliki makna atau arti yang berbeda-beda, karna itu pula warna tertentu akan menghasilkan menghasilkan pesan  yang unik pula.

Setiap template maupun theme menyertakan warnanya masing-masing secara default, 12 warna yang secara otomatis dijalankan ketika kita memilihnya, perinciannya sebagai berikut :

–          4 macam warna untuk teks dan background

–          6 warna dibagian shape,chart,dan lainnya

–          1warna pada hyperlink

–          1 warna bagian untuk hyperlink yang telah diklik. Untuk memilih warna theme , klik tab Design,lalu pilih menu Colors. Tentukan warna theme yang kita inginkan.

 

1.      Membuat Warna Theme Baru

Jika kita menemukan warna theme yang tepat dalam barisan yang banyak tersebut, langsung saja kita buka menu yang diatas tadi lalu pilih Create New Theme Colors, maka akan muncul menu warna theme. Setelah selesai mengganti setiap bagian detail warna, simpan dengan menggunakan nama dari situasi yang sesuai dengan warna tersebut. Ada baiknya menggunakan warna-warna gelap sebagai background, dan warna terang sebagai bagian epan dikarnakan agar membuat mata lebih nyaman.

Setiap slide memilih gambar background yang merupakan bagian terdalam dari layar slidedan background tidak dapat dimanipulasi. Bagian ini elalu menutupi keseluruhan dari slide, warna background bias saja menggunakan efek-efek tertentu.  Buka tab Design > Background. Tampilan menu format background memberikan kemungkinan untuk memodifikasitampilan semakin menjadi cantik, klik Quick Access Toolbar pada menu Preset Color.

2.      Menggunakan Shape Effects

Shape effect merupakan bentuk yang diterapkan pada frame suatu gambar pada office 2010 tersedia bermacam-macam built-in shape, termasuk beberapa fitur tambahan lainnya untuk memilih sahape tentukan t erlebih dahuli gambar yang ingin diubah,  lalu klik bagian Format. Untuk memilih lebih banyak lagi shape, tekan tanda shape

3.      Menggunakan Shape Outline

Fasilitas shape outline digunakan sebagai   pembatas pada shape yang memiliki warna tersendiri, lewat shape outline kita dapat menggubah warna dengan mudah. Dan terdapat beberapa menu yang dapat dipilih seperti No Outline, More Outline Colors, Weight Dashes, dan Arrows. Pilihan pertama berarti tidak ada outline yang  mengelilingi gambar, More Outline Colors berarti kitra dapat memilih warna lebih banyak dari yang ditampilkan menu-menu lainnya.

4.      Berkerja dengan Fill

Fill adalah hal-hal yang berada didalam slide, contohnya textbox. Setiap theme sudah memiliki warna fillnya masing-masing, tetapi kita masih dapat mengubahny, terlebih dahulu pilih objeknya, lalu tekan  tab Format yang berada dibawah menu Drawing Tools. Sama  seperti pada menu Shape Outline, pada shape fill terdapat lima pilihan yaitu No fill, More fill colors, Picture, Gradient, dan Texture, apabila kita memilih No fill berarti tidak ada efek fill apapun yang ditambah. Untuk mendapatkan gradasi warna maka pilih Gradient dan terakhir adalah texture, jika tekstur yang disertakan cukup banyak, namun masih kurang klik bagian More textures.

5.      Menambahkan efek Khusus

Power point memberikan cukup banyak efek khusus untuk memperindah slide yang telah dibuat, hal ini termasuk pantulan gambar yang  lebih bercahaya dan lain-lain. Pilihan terlebih dahulu sebuah objek, lalu klik menu format yang berada dibawah menu Drawing tools, dan akan menemukan menu Picture Effects,klik menu  tersebut.

Picture effect memiliki beberapa bagian diantaranya preset, Shadow, Reflection, Glow, Soft Edges, Bevel, dan 3-D Rotation.

a . Refleks objek

Efek ini akan membuat gambar memantul, biasanya untuk menambah kecantikan gambar yang sudah dimasukan, Misalnya foto pemandangan dan lain-lain. Cra memasukanya sama dengan cara sebelumnya pilih object, tekan tab Format dibawah tab Drawing Tools.

Selain pada gambar, kita juga dapat ,menambah efek pada tulisan atau teks caranya pilih teks yang ingin diberi efeks lalu klik menu dismping menu Shape Effects yang menggunakan icon huruf A, begitu halnya dengan Texs Fill dan Texa Outline.

b . Efek Glow

Efek yang satu ini akan membuat gambar serasa memiliki latar belakang sinar terang atau pencahayaan tertentu. Power point menyediakan beberapa setting ukuran tingkat keterangan tersebut. Buka menu tadi lalu pilih Efek Glow, dan sudah ada beberapa template yang disediakan secara built-in. Namun masih dapat memilih warna lainnya pilih menu More Glow Colors yang ada  dibagian paling bawah.

c . Soft Egdes

Soft Egdes merupakan sefek border yang menghasilkan bentuk tertentu pada pinggir gambar yang dimaksud, untuk menambahkan efek ini mesti memiliki gambar dari shape tertentu, misalnya lingkaran, bulatan, kotak atau yang lainya, setelah tersedia klik Shape tersebut lalu klik taabe Format > Soft  Egdes dapat dimunculkan.

Soft Egdes sebenarnya mirip dengan Glow, bedanya Glow lebih berefek keluar shape, sedangkan soft egdes kebagian tengah gambar.

d . Efek Shadow

Efek Shadow akan menambahkan bayangan pada gambar, hamper mirip kita meletakan barang saat matahari terbit, untuk membuautnya depower Poinnt pilih sebuah objek apasaja yang penting jangan terbentuk  teks, lalu klik tab  Format yang melalui kumpulan menu Shape Style, pilih Shape Effect. Tentukan shadow yang diinginkan dan cukup banyak shadow yang tersedia, perbedaannya terletak pada posisi shadow yang diinginkan, selain itu kita dapat mengubah beberapa setting shadow yang sudah  dipilih. Windows Shadow Options memiliki beberapa setting seperti Transparency,Size, Blur, Angle, dan Distance

e . Rotasi objek 3-D

Power Point hadir dengan berbagai jenis  rotasi, setiap rotasi 3-D tentu menunjukan bahwa porang yang memilih gambar ini berada pada sudut pandang atau  titik  yang berbeda-beda. Namun tidak semua hal dalam slide harus diberikan efek. Berikut langkah-langkah untuk melakukan rotasi terhadap objek tertentu.

  1. Pilih objek tertentu
  2. Klik tab Format yang muncul
  3. Pada kumpulan menu Shape Style, pilih Shape Effect, lalu 3-D Rotation guna menampilkan galeri rotasi 3-D

Pilih salah satu dari rotasi yang diinginkan, untuk melihat preview,cukup mengarahkan kerotasi yang kita maksud dan lihat hasilnya.

f . Membuat 3-D Beveled Edges

Bevel merupakan bentuk 3-D yang mengonterol bagian pinggi dari sebuah objek, Pada power point terdapat settingan baru yang dapat menghasilkan tampilan efek 3-D professional. Untuk menambahkan efek Bevel ke objek, pilih terlebih dahulu objeknya, lalu pilih Shape Style,klik Format dan masuk kebagian Shape Effects lalu Bevel dan akan dibawa ke galeri bevel.

g . Mengontrol Depth 3-D dan Contour

Untuk membuat sebuah objek3-D dan gambar berformat 2-D, kita harus menambah tingkat kedalamannya (depth).Untuk menambah depth cara-caranya sebagai berikut :

  1. Klik kanan objek yang dimaksud,dan pilih Format Shape untuk membuka kontak dialog format shape
  2. Pilih 3-D Format Option
  3. Pada bagian Depth, masukan kisaran kedalam yang dibutuhkan,ingat bahwa 72 point setara dengan 1 inch.
  4. Untuk melihat efeknya,kita harus merotasi objek dalam mode 3-D. ketika kotak dialog 3-D shape masih terbuka,pilih kategori 3-D Rotation dan tentukan salah satu dari rotasi yang ada di galeri tersebut.

By

Dasar-dasar menggunakan microsoft powerpoint

Dasar-dasar penggunaan Microsoft PowerPoint 2007 sama dengan aplikasi program office yang lain, baik secara penyimpanan maupun cara membuka filenya. Hanya saja, dalam pembuatan sebuah presentasi ada beberapa tahapan yang harus dilakukan. Misalnya, mempersiapkan layout presentasi.

1. Aktifkan program Microsoft PowerPoint 2007.

2. Membuat Presentasi

Slide pertama presentasi biasanya berisi judul dan subjudul. Secara default, saat program Microsoft PowerPoint 2007 diaktifkan pada lembar kerja akan secara otomatis tampil kotak judul dan subjudul presentasi. Untuk menuliskannya, klik kotak “Click to add title”, lalu ketikan judul presentasi

3. Membuat dan Mengedit Teks.

Untuk menambahkan teks pada desain slide, pilih Ribbon Insert. Pada group Text> klik Text Box, lalu ketikan teks yang diinginkan. Jika teks yang dituliskan tidak sesuai. Anda bisa mengeditnya dengan mengklik teks yang akan diedit.

4. Menggunakan Outline

Outline adalah bagian dari aplikasi Microsoft Power Point 2007 yang terletak di sisi kiri lembar kerja. Cara menampilkan outline adalah dengan mengklik tab Outline yang terletak di bawah Ribbon. Pada outline akan  ditampilkan objek atau teks yang menjadi bagian slide aktif. Anda juga bisa mengedit teks melalui outline dengan cara seleksi teks pada ourline baru kemudian

Mengedit teks

5. Membuat catatan

Anda dapat juga menambahkan catatan pada slide dengan mengklik area “Click to Add Notes” di bawah slide. Setelah itu ketikkan catatan slide yang akan ditambahkan.

6. Menyimpan File Presentasi

Cara menyimpan file presentasi sama seperti menyimpan file presentasi pada Microsoft Power Point versi sebelumnya dengan save tool pada Quick Access toolbar. Ketikkan nama file dan tujuan yang diinginkan. Pilih Power Point Presentation di bagian Save as Type, dan akhiri dengan mengklik Save.

7. Mengatur Desain Presentasi

Untuk mempercantik presentasi, anda bisa menambahkan desain yang menjadi bawaan dari aplikasi Microsoft Power Point 2007 melalui Ribbon Design. Ribbon itu memungkinkan anda untuk menambahkan desain latar belakang slide dengan mengaktifkan slide, lalu pilih Ribbon Design. Pada group Themes pilih salah satu desain slide. Untuk menampilkan semua pilihan desain, klik Slide yang akan dipilih akan ditampilkan pada halaman kanvas.

8. Mengatur Format teks

Format teks yang dimaksud di sini adalah seperti pengaturan ukuran, jenis font, warna teks dan sebagainya. Untuk mengatur format teks, seleksi teks dan gunakan Group Font dengan mengaktifkan Ribbon Home terlebih dahulu. Pilih salah satu icon untuk mengatur format teks.

9. Teknik Penggunaan Warna

Selain teknik pengaturan desain presentasi, teknik penggunaan warna (atau biasa disebut theme) juga mempengaruhi hasil akhir presentasi yang disajikan. Cara mengatur theme adalah dengan memilih Ribbon Design. Kemudian, pilih warna dengan mengklik Color pada Group Themes

10. Mengubah Warna Background

Jika kurang menyukai warna Background theme, anda bisa mengubahnya melalui Ribbon Design dan memilih Background Style pada Group Background. Akan muncul berbagai warna Background, anda bisa juga mengubah style Background secara manual dengan memilih Format Background pada kotak Background Style. Pada pilihan itu, anda bisa mengatur style lebih detail. Warna yang bisa dipilih juga lebih bervariasi, misalnya warna gradasi, tekstur atau bahkan gambar.