Kitab Suci

Just another iMe (iLearning Media) site

By

SIM ( Etika Berkomputer )

Etika berkomputer

Carilah materi atau informasi lengkap mengenai :

1. Undang-undang  Cyber Crime yang ada di Indonesia ?
Jawab :
# Undang-Undang No 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta
Menurut Pasal 1 angka (8) Undang- Undang No 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta, program komputer adalah sekumpulan intruksi yang diwujudkan dalam bentuk bahasa, kode, skema ataupun bentuk lain yang apabila digabungkan dengan media yang dapat dibaca dengan komputer akan mampu membuat komputer bekerja untuk melakukan fungsi-fungsi khusus atau untuk mencapai hasil yang khusus, termasuk persiapan dalam merancang intruksi-intruksi tersebut.
# Undang-Undang No 8 Tahun 1997 tentang Dokumen Perusahaan
Dengan dikeluarkannya Undang-Undang No. 8 Tahun 1997 tanggal 24 Maret 1997 tentang Dokumen Perusahaan, pemerintah berusaha untuk mengatur pengakuan atas mikrofilm dan media lainnya (alat penyimpan informasi yang bukan kertas dan mempunyai tingkat pengamanan yang dapat menjamin keaslian dokumen yang dialihkan atau ditransformasikan. Misalnya Compact Disk – Read Only Memory (CD – ROM), dan Write – Once – Read – Many (WORM), yang diatur dalam Pasal 12 Undang-Undang tersebut sebagai alat bukti yang sah.
# Undang-Undang No 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi
Menurut Pasal 1 angka (1) Undang- Undang No 36 Tahun 1999, Telekomunikasi adalah setiap pemancaran, pengiriman, dan/atau penerimaan dan setiap informasi dalam bentuk tanda-tanda, isyarat, tulisan, gambar, suara, dan bunyi melalui sistem kawat, optik, radio, atau sistem elektromagnetik lainnya.

2. Undang-undang  Cyber Crime yang ada di Luar Negeri/ Negara lain
( pilih 1 ( satu ) negara saja ) ?

Jawab : Di Amerika, Cyber Law yang mengatur transaksi elektronik dikenal dengan Uniform Electronic Transaction Act (UETA). UETA adalah salah satu dari beberapa Peraturan Perundang-undangan Amerika Serikat yang diusulkan oleh National Conference of Commissioners on Uniform State Laws (NCCUSL).

UETA 1999 Membahas Diantaranya Mengenai :

1. Pasal 5 : Mengatur penggunaan dokumen elektronik dan tanda tangan elektronik

2. Pasal 7 : Memberikan pengakuan legal untuk dokumen elektronik, tanda tangan elektronik, dan kontrak elektronik.

3. Pasal 8 : Mengatur informasi dan dokumen yang disajikan untuk semua pihak
 

3. Contoh kasus kejahatan Cyber Crime

( sebanyak 3 ( tiga ) kasus dari dalam dan luar negeri )

Jawab :

Kasus 1 :  Probing dan port scanning. Salah satu langkah yang dilakukan cracker sebelum masuk ke server yang ditargetkan adalah melakukan pengintaian. Cara yang dilakukan adalah dengan melakukan “port scanning” atau “probing” untuk melihat servis-servis apa saja yang tersedia di server target. Sebagai contoh, hasil scanning dapat menunjukkan bahwa server target menjalankan program web server Apache, mail server Sendmail, dan seterusnya. Analogi hal ini dengan dunia nyata adalah dengan melihat-lihat apakah pintu rumah anda terkunci, merek kunci yang digunakan, jendela mana yang terbuka, apakah pagar terkunci (menggunakan firewall atau tidak) dan seterusnya. Yang bersangkutan memang belum melakukan kegiatan pencurian atau penyerangan, akan tetapi kegiatan yang dilakukan sudah mencurigakan. Apakah hal ini dapat ditolerir (dikatakan sebagai tidak bersahabat atau unfriendly saja) ataukah sudah dalam batas yang tidak dapat dibenarkan sehingga dapat dianggap sebagai kejahatan? Berbagai program yang digunakan untuk melakukan probing atau portscanning ini dapat diperoleh secara gratis di Internet. Salah satu program yang paling populer adalah “nmap” (untuk sistem yang berbasis UNIX, Linux) dan “Superscan” (untuk sistem yang berbasis Microsoft Windows). Selain mengidentifikasi port, nmap juga bahkan dapat mengidentifikasi jenis operating system yang digunakan.

Kasus 2 : Pencurian dan penggunaan account internet milik orang lain. Pencurian account ini berbeda dengan pencurian secara fisik karena pencurian dilakukan cukup dengan menangkap “user_id” dan “password” saja. Tujuan dari pencurian itu hanya untuk mencuri informasi saja. Pihak yang kecurian tidak akan merasakan kehilangan. Namun, efeknya akan terasa jika informasi tersebut digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Hal tersebut akan membuat semua beban biaya penggunaan account oleh si pencuri dibebankan kepada si pemilik account yang sebenarnya. Kasus ini banyak terjadi di ISP (Internet Service Provider). Kasus yang pernah diangkat adalah penggunaan accountcurian yang dilakukan oleh dua Warnet di Bandung.

Kasus 3 : Kejahatan kartu kredit yang dilakukan lewat transaksi online di Yogyakarta. Polda DIY menangkap lima carder dan mengamankan barang bukti bernilai puluhan juta, yang didapat dari merchant luar negeri. Begitu juga dengan yang dilakukan mahasiswa sebuah perguruan tinggi di Bandung, Buy alias Sam. Akibat perbuatannya selama setahun, beberapa pihak di Jerman dirugikan sebesar 15.000 DM (sekitar Rp 70 juta). Para carder beberapa waktu lalu juga menyadap data kartu kredit dari dua outlet pusat perbelanjaan yang cukup terkenal. Caranya, saat kasir menggesek kartu pada waktu pembayaran, pada saat data berjalan ke bank-bank tertentu itulah data dicuri. Akibatnya, banyak laporan pemegang kartu kredit yang mendapatkan tagihan terhadap transaksi yang tidak pernah dilakukannya. Modus kejahatan ini adalah penyalahgunaan kartu kredit oleh orang yang tidak berhak. Motif kegiatan dari kasus ini termasuk ke dalam cybercrime sebagai tindakan murni kejahatan. Hal ini dikarenakan si penyerang dengan sengaja menggunakan kartu kredit milik orang lain. Kasus cybercrime ini merupakan jenis carding. Sasaran dari kasus ini termasuk ke dalam jenis cybercrimemenyerang hak milik (against property). Sasaran dari kasus kejahatan ini adalahcybercrime menyerang pribadi (against person).

 

 

 

By

Efek Domino dalam bidang teknologi

Efek Domino adalah suatu istilah yang pertama kali diungkapkan oleh John Foster Dulles, mantan Menlu AS tahun 1953 – 1959, yang menggambarkan pada saat itu dunia akan satu persatu jatuh ke tangan komunis begitu mudah seperti permainan domino. Hal ini dibuktikan dari terbentuknya komunisme pertama kali tahun 1917 setelah Revolusi Bolshevik di Rusia, setelah itu tahun 1945 terbentuk Jerman Timur, lalu Perang saudara di Cina yang dimenangkan oleh oleh komunis tahun 1948, selanjutnya Perang Korea tahun 1950, dan Perang Vietnam tahun 1970-an.
Istilah yang sama digunakan untuk menggambarkan fenomena-fenomena serupa, termasuk gelombang demokratisasi dari tahun 1970-an sampai 1990-an di banyak negara.

Perkembangan teknologi komunikasi dapat diibaratkan dengan efek domino yang berjatuhan menimpa satu sama lainnya. Dampaknya bisa bervariasi. Dampaknya ke ranah komunitas, budaya, sosial maupun politik. Penggunaan teknologi komunikasi dirasa bermanfaat dan menguntungkan bagi keempat hal pilar tersebut.

Di masa lalu dampak teknologi komunikasi kurang dirasakan oleh sejumlah masyarakat, akan tetapi setelah masuk ke era milenium 2000, teknologi komunikasi dirasakan sangat berpengaruh ke sistem kemasyarakatan. Di masa depan nanti, diyakini perkembangan teknologi akan dirasakan oleh seluruh orang di seluruh dunia.

Dampak teknologi komunikasi sendiri dapat diketahui bisa menjadi positif dan negatif. Kedua hal ini dapat ditentukan tergantung siapa dan apa tujuan dari penggunanya.

Mulai dari dampak yang pertama, dampak ke komunitas, yakni terbentuknya suatu pemahaman global village yang berdampak pada rasa kebersamaan antar masyarakat. Misalnya ada gempa di Aceh, dengan informasi yang mudah diakses lewat teknologi media terbaru masyarakat di Surabaya bisa merasakan rasa sedih dan kasihan akan korban di Aceh yang akan memicu penggalangan dana yang diadakan oleh komunitas semacam lembaga sosial masyarakat untuk membantu masyarakat di Aceh lewat peduli sesama yang disenggelarakan di Surabaya. Ini termasuk dampak yang positif tentunya.

Dampak yang kedua yakni dampak media komunikasi dan budaya. Dengan menggunakan media komunikasi budaya yang tepat maka budaya itu akan tetap lestari. Misalnya di Indonesia, mulai ada media komunikasi internet yang memperkenalkan wayang jawa ke dunia dengan konten-konten tentang wayang yang bermanfaat bila mempelajarinya.

Dampak yang ketiga, media komunikasi dan Institusi Sosial. Khususnya institusi milik negara. Dengan menggunakan media yang tepat visi dan misi institusi itu bisa dipublikasikan ke masyarakat. Masyarakat tentu juga memberikan feedback dengan mudah bila media komunikasi ini bisa menjadi saluran yang lancar untuk berkomunikasi.

Dampak yang keempat, media komunikasi dan lembaga politik. Dulu media komunikasi politik hanya mengandalkan surat kabar atau radio. Tapi sekarang televisi dan internet gencar menyiarkan tentang lembaga politik yang ada. Bisa lewat iklan di televisi atau dengan diluncurkannya website resmi milik salah satu partai tertentu. Hal ini menunjukkan bahwa media komunikasi dengan teknologi terbaru sangat berperan dalam publikasi suatu lembaga politik.

Dampak Negatif

Meskipun memiliki banyak dampak positif, akan tetapi ternyata teknologi informasi dan komunikasi memiliki beberapa dampak negatif yang cukup mengganggu kehidupan sehari-hari. Kebanyakan dampak tersebut disebabkan karena penyalahgunaan dari teknologi informasi dan komunikasi, ataupun disebabkan karena kurangnya pemahaman user akan etika dan juga cara untuk menggunakan teknologi informasi dan juga komunkasi dengan baik dan juga benar.

Berikut ini adalah beberapa dampak negative dari teknologi informasi dan juga komunikasi:

1. Individu menjadi malas untuk bersosialisasi secara fisik
2. Meningkatnya penipuan dan juga kejahatan cyber
3. Cyber Bullying
4. Konten negative yang berkembang pesat
5. Fitnah dan juga pencemaran nama baik secara luas
6. Menjauhkan yang dekat
7. Mengabaikan tugas dan juga pekerjaan
8. Mebuang-buang waktu untuk hal yang tidak berguna (baca juga: bahaya kecanduan internet)
9. Menurunnya prestasi belajar dan juga kemampuan bekerja seseorang

Konsep komunikasi dalam dampak teknologi komunikasi ini terkandung di teori komunikasi massa. Tepatnya di teori dampak komunikasi, fokus teori dan riset komunikasi massa selama bertahun-tahun adalah mencoba menilai dampak komunikasi massa. Pernyataan ini dengan berbagai alasan diantaranya, publik prihatin dengan dampak pesan-pesan media pada audien, kemudian para pencipta pesan-pesan komunikasi masssa prihatin dengan dampak upaya mereka.
Kecenderungan umum dalam teori dampak, salah satunya ada di teori peluru (bullet theory. Teori naif dan sederhana ini memprediksikan dampak pesan-pesan komunikasi massa yang kuat dan kurang lebih universal pada semua anggota audiens yang kebetulan terekspos pada pesan-pesan tersebut.
Peran media komunikasi dalam proses komunikasi tentu merupakan salah satu hal yang paling fundamental. Mengapa? Karena bila tidak ada media komunikasi itu tidak akan tersampaikan. Media tidak selalu harus dengan alat. Bisa dengan media bunyi suara, media simbol juga turut bisa menyampaikan pesan. Bila berbicara media komunikasi dengan alat tentu saja media komunikasi itu akan sangat membantu dalam proses penyampaian pesan.

Inovasi teknologi komunikasi semakin mempermudah manusia dalam berkomunikasi. Misalnya ditemukannya telepon disusul telepon selular sangat membantu dalam berkomunikasi jarak jauh. Dampak dari telepon selular itu tidak hanya sampai disitu saja. Kembali ke dampak yang diatas, telepon selular itu berefek domino juga.

Telepon selular yang awalnya hanya untuk berkomunikasi dengan satu orang saja, sekarang bisa digunakan untuk berkomunikasi individu dengan komunitasnya atau antar komunitas. Di Indonesia dampak ini sudah bisa kita temui. Khususnya telepon selular yang mempunyai sistem multi-tasking yang didapat dari teknologi terbaru misalnya di Blackberry, iPhone. Kedua vendor ini mempermudah penggunanya untuk bisa berkomunikasi dengan komunitasnya. Lewat BlackBerry Messenger, pengguna bisa masuk ke grup khusus untuk saling berkomunikasi.

Tidak hanya berhenti disitu, dalam berkomunikasi kadang terjadi difusi budaya yang berbeda. Orang bisa berkomunikasi tentang budayanya lewat telepon selular tersebut. Hal itu memicu adanya dampak pertukaran budaya didalamnya. Kemudian media komunikasi itu masuk ke institusi sosial, misalnya terbentuk grup facebook atau twitter milik sekolah, rumah sakit atau kepolisian. Yang tujuannya untuk membantu masyarakat mengenal institusi sosial disekitarnya.

Bahkan sekarang kita sudah menemukan iklan-iklan persuasif lembaga politik yang masuk ke telepon selular kita. Bisa lewat sms yang tujuannya agar kita tahu dan perhatian akan lembaga politik tersebut. Dari contoh tersebut tinggal bagaimana kita menyikapi dampak-dampak itu. Bila kita menyikapinya dengan bijak niscaya media komunikasi berteknologi itu akan berdampak positif ke kita dan efek domino itu akan bisa kita kendalikan.

By

ANIME SIM

Menerapkan Pendekatan Sistem
Ada 3 tahapan yaitu
1. Upaya persiapan
2. Upaya definisi
3. Upaya solusi

Tahapan upaya persiapan
Langkah 1 ==> melihat perusahaan sebagai suatu sistem
Langkah 2 ==> mengenal sistem lingkungan
Langkah 3 ==> mengidentifikasikan subsistem perusahaan

Langkah ke 2.
Mengenal sistem lingkungan perlu mengetahui tentang 8 ( delapan ) unsur lingkungan adalah
1.pemasok ( Supplier ) atau vendor
2. Pelanggan ( customers )
3. Serikat pekerja ( labor union )
4. Komunitas keuangan ( financial community )
5. Pemegang saham dan pemilik ( stakeholders and owners )
6. Pesaing ( competitors )
7. Pemerintah ( government )
8. Komunitasi global ( global community )

Upaya definisi biasanya dirangsang oleh suatu pemicu masalah ( problem trigger ) ==> suatu sinyal yang menandakan bahwa keadaan berjalan lebih baik atau lebih buruk dari yang telah direncanakan.

Tujuan analisa dari atas kebawah ini adalah untuk mengidentifikasi tingkat sistem dimana terdapat penyebab terjadinya masalah

Unsur-unsur sistem perlu di analisa secara berurutan terdapat 7 ( tujuh ) unsur yaitu
1. Mengevaluasi standar
2. Membandingkan output sistem dengan standar
3. Mengevaluasi manajemen
4. Mengevaluasi proses informasi
5. Mengevaluasi input dan sumberdaya input
6. Mengevaluasi proses transformasi
7. Mengevaluasi sumber daya output

Upaya solusi melibatkan suatu pertimbangan atas alternatif yang layak,pemilihanalternatif terbaik dan implementasinya.

5 ( lima ) upaya solusi yaitu :
1. Mengidentifikasi solusi alternatif
2. Mengevaluasi solusi alternatif
3. Memilih solusi yang terbaik
4. Mengimplementasikan solusi
5. Memastikan keefektifan solusi

SDLC ( system Development life cycle )
Tahapan pengembangan
1. Perencanaan
2. Analisis
3. Desain
4. Implementasi
5. Penggunaan

SDLC adalah aplikasi dari pendekatan sistem bagi pengembangan suatu sistem infirmasi
Tahapan pengembangan yang perlu untuk dilakukan :

1. Perencanaan
2. Analisis
3. Desain
4. Implementasi
5. Penggunaan

Apa itu SDLC dan contoh-contohnya. Apa itu SDLC dan contoh-contohnya. System Development Life Cycle (SDLC) adalah pendekatan bertahap untuk melakukan analisa dan membangun rancangan sistem dengan menggunakan siklus yang spesifik terhadap kegiatan pengguna (Kendall & Kendall, 2006). System Development Life Cycle (SDLC) juga merupakan pusat pengembangan sistem informasi yang efisien. SDLC terdiri dari 4 (empat) langkah kunci yaitu, perencanaan dan seleksi, analisis, desain, implementasi dan operasional (Valacich, George, & Hoffer, 2012). Selain itu, System Development Life Cycle (SDLC) adalah sebuah proses memahami bagaimana Sistem Informasi dapat mendukung kebutuhan bisnis, merancang system, membangun sistem, dan memberikannya kepada pengguna (Dennis, Wixom, & Tegarden, 2005).

Berdasarkan pada penjelasan diatas maka SDLC dapat disimpulkan sebagai sebuah siklus untuk membangun sistem dan memberikannya kepada pengguna melalui tahapan perencanaan, analisa, perancangan dan implementasi dengan cara memahami dan menyeleksi keadaan dan proses yang dilakukan pengguna untuk dapat mendukung kebutuhan pengguna. Untuk menggunakan SDLC maka dibutuhkan sumber data awal dari pengguna yang dijadikan acuan dalam perencanaan, analisa, perancangan dan implementasi. Penggunaan acuan ini dimaksudkan agar sistem yang dibangun bisa menjembatani kebutuhan pengguna dari permasalahan yang dihadapinya.
Berikut ini adalah penjelasan proses tahapan SDLC, yaitu :
1. Perencanaan
Fase perencanaan adalah sebuah proses dasar untuk memahami mengapa sebuah sistem harus dibangun. Pada fase ini diperlukan analisa kelayakan dengan mencari data atau melakukan proses information gathering kepada pengguna.
2. Analisa
Fase analisa adalah sebuah proses investigasi terhadap sistem yang sedang berjalan dengan tujuan untuk mendapatkan jawaban mengenai pengguna sistem, cara kerja sistem dan waktu penggunaan sistem. Dari proses analisa ini akan didapatkan cara untuk membangun sistem baru
3. Rancangan
Fase perancangan merupakan proses penentuan cara kerja sistem dalam hal architechture design, interface design, database dan spesifikasi file, dan program design. Hasil dari proses perancangan ini akan didapatkan spesifikasi system.
4. Implementasi
Fase implementasi adalah proses pembangunan dan pengujian sistem, instalasi sistem, dan rencana dukungan sistem.

Dalam pengembangan system menggunakan SDLC ada beberapa cara untuk mengimplementasinya dengan metodologi yaitu waterfall model, prototype model, RAD(Rapid Application Development) model, ASD(Agile Software Development) model. Diantara keempat model tersebut waterfall, dan prototype adalah model yang paling sering digunakan dalam pengembangan system. Berikut penjelasannya :

– Waterfall Model
Merupakan model yang paling banyak dipakai didalam Software Engineering (SE). Model ini melakukan pendekatan secara sistematis dan urut mulai dari level kebutuhan sistem lalu menuju ke tahap analisis, desain, coding, testing / verification, dan maintenance. Disebut dengan waterfall karena tahap demi tahap yang dilalui harus menunggu selesainya tahap sebelumnya dan berjalan berurutan. Roger S. Pressman memecah model ini menjadi 6 tahapan, yaitu :
a. Sistem modeling
b. Analisis kebutuhan software
c. Desain
d. Coding
e. Testing
f. Maintenance
Keuntungan menggunakan teknik waterfall:
– Proses menjadi teratur
– Jadwal menjadi lebih menentu
Kelemahan menggunakan teknik waterfall:
– Membutuhkan daftar kebutuhan yang lengkap di awal, tapi jarang konsumen bisa memberikan kebutuhan secara lengkap diawal

By

quiz ManPro

1. Sekelompok alat, proses dan sumber daya manusia yang berkompeten guna mengerjakan aktivitas-aktivitas yang berkaitan, dan berusaha untuk menggunakan sumber daya secara efektif untuk menyelesaikan proyek secara efisien dan tepat waktu

Jawaban : manajemen proyek

2. Seseorang yang memiliki tanggung jawab terbesar atas pelaksanaan proyek

Jawaban : Manajer Proyek

3. Berikut ini adalah komponen-komponen yang terdapat pada atribut Proyek, kecuali :

Jawab : -~Proyek memiliki tujuan unik.

~Proyek bersifat sementara.

~Proyek memerlukan alat bantu kontrol.

~Proyek memerlukan sumber daya yang bersifat ad-hoc dan lintas disiplin ilmu.

~Proyek memiliki sponsor utama.

~Proyek mengandung ketidakpastian.

4. Manakah pernyataan dibawah ini yang merupakan komponen dari sebuah proyek :

Jawaban : Terdapat empat komponen penting dari sebuah proyek, yaitu ruang lingkup (scope) , waktu, biaya dan kualitas. Jadi terdapat empat keharusan dalam sebuah proyek yaitu:

  • Proyek harus diselesaikan dan diserahkan dengan tepat waktu.
  • Proyek harus cukup dibiayai dengan dana yang telah ditentukan
  • Proyek harus sesuai dengan ruang lingkup yang disepakati
  • Proyek harus memiliki kualitas hasil sesuai yang kriteria yang disepakati antara pelaksana dan pemberi proyek.

5. Sebutkan Hambatan yang mungkin terjadi kepada seorang manajer proyek dalam menjalankan suatu proyek

Jawab : a. komunikasi yang tidak baik (Poor communication)

  • persetujuan yang tidak jelas (Disagreement)
  • kesalahpahaman (Misunderstandings)
  • suasana yang tidak mendukung (Bad weather)
  • pemogokan kerja (Union strikes)
  • konflik pribadi (Personality conflicts)
  • manajemen yang tidak baik (Poor management)
  • definisi sasaran dan tujuan tidak jelas (Poorly defined goals and objectives)

6. Yang dimaksud dengan Siklus Hidup Produk adalah

Jawab : dalah siklus hidup suatu produk/ organisasi dengan tahapan-tahapan proses perjalanan hidupnya mulai dari peluncuran awal (soft launching), peluncuran resmi (grand launching), perubahan dari target awal, lalu mulai berjuang dan berkompetisi dengan produk-produk yang sejenis, hingga melewati persaingan dan kompetisi produk memiliki tingkat penerimaan/ penjualan/ distribusi yang luas dan tersebar.

7. Yang dimaksud dengan Siklus Hidup Proyek adalah :

Jawab : merupakan suatu metode yang digunakan untuk menggambarkan bagaimana sebuah proyek direncanakan, dikontrol, dan diawasi sejak proyek disepakati untuk dikerjakan hingga tujuan akhir proyek tercapai.

8. Hal yang perlu dilakukan oleh seorang manajer proyek diantaranya adalah ;

Jawab :

  • Menjadwalkan proyek
  • Mengimplementasikan rencana proyek
  • Mengontrol kerja sampai selesa
  • Membina hubungan kooperatif
  • Melakukan inovasi
  • Memperkirakan Durasi Tugas
  • Menentukan Ketergantungan Antartugas
  • Mengintegrasikan sumber daya sesuai dengan posisi dan jadwal yang sudah dibuat dalam perencanaan.
  • Mengarahkan Usaha Tim
  • Memonitor dan Mengontrol Perkembangan
  • Menilai Hasil dan Pengalaman Proyek

9. Suatu pekerjaan dengan volume tertentu dapat diselesaikan dalam 6 kasus dengan masing-masing kejadian, sebagai berikut ;
Kasus Lama Kegiatan (Hari) Jumlah Kejadian

Kalau soal diatas dikerjakan dengan metode rata – rata, berapa rata – ratanya:

10. Salah satu resiko yang mungkin terjadi pada senuah proyek adalah :

Jawab : a. Keterlambatan penyelesaian proyek, pembekakkan anggaran atau keingingan konsumen tidak terpenuhi.

Tidak konsisten antara proses dan prosedur yang digunakan manajer proyek
Proyek tidak bermanfaat dan membuang-buang waktu dan biaya
Tidak sinerginya faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi proyek.

11. Salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang manajer proyek adalah :

Jawab :

Problem Solving, kemampuan manajer dalam menyelesaikan masalah secara efektif dan efisien.
Budgeting and Cost Skills, Kemampuan dalam hal membuat anggaran biaya proyek
Schedulling and Time Management Skills, kemampuan untuk menjadwalkan proyek
Technical Skills, Kemampuan teknis melingkupi pengetahuan dan pengalaman dalam hal proyek itu sendiri.
Leadership Skills, Kepemimpinan menjadi salah satu peranan penting yang dimiliki oleh seorang manajer proyek.
Resource Management and Human Relationship Skills, Pemakaian sumber daya adalah masalah utama bagi para manajer proyek.
Communication Skills, Perencanaan sebuah proyek akan menjadi tidak berguna ketika tidak ada komunikasi yang efektif antara manajer proyek dengan timnya.
Negotiating Skills, Untuk memperoleh simpati dan dukungan dari manajemen atas, kemampuan negosiasi dititik beratkan disini.
Marketing, Contracting, Customer Relationship Skills, Kemampuan menjual tidak hanya dimiliki oleh marketer saja, akan tetapi manajer proyek harus memiliki kemampuan untuk memasarkan hasil proyeknya, karena akan sangat tragis ketika sebuah proyek yang sukses secara implementatif, tetapi outputnya tidak dibutuhkan oleh para penggunanya.

12. Sebutkan salah satu proyek yang berkaitan dengan sistem informasi :

Jawab : Proyek sistem informasi untuk mendukung pelaksanaan pemilu

  • Proyek pembangunan infrastruktur E-Government di Jawa Tengah
  • Proyek pengembangan sistem CRM (Customer Relationship Management) pada di PT Garuda.
  • Proyek pembangunan sistem E-business pada PT. Global Jaya.
  • Proyek penjualan elektronik (E-Commerce)

13. Dibawah ini adalah perbedaan karakteristik proyek Sistem Informasi dengan proyek bidang lain, yaitu :

Jawab :

  1. Memiliki tujuan untuk menghasilkan produk yang bersifat intangible seperti perangkat lunak, database, jaringan yang sulit untuk mengukur nilai manfaat dari produk tersebut.
  2.  Melibatkan teknologi yang sangat cepat usang, karena perkembangan yang sangat cepat.
  3. Membutuhkan beragam sumber daya manusia dengan keahlian dan kompetensi yang beragam
  4. Ukuran yang dijadikan standar sulit dibakukan, karena sulit mengukur kualitas yang dimengerti berbagai pihak secara seragam.

14. Yang dimaksud kegiatan tahap inisiasi dalam siklus hidup proyek adalah :

Jawab : Tahap Inisiasi

Tahap inisiasi proyek merupakan tahap awal kegiatan proyek sejak sebuah proyek disepakati untuk dikerjakan. Pada tahap ini, permasalahan yang ingin diselesaikan akan diidentifiasi. Beberapa pilihan solusi untuk menyelesaikan permasalahan juga didefinisikan. Sebuah studi kelayakan dapat dilakukan untuk memilih sebuah solusi yang memiliki kemungkinan terbesar untuk direkomendasikan sebagai solusi terbaik dalam menyelesaikan permasalahan. Ketika sebuah solusi telah ditetapkan, maka seorang manajer proyek akan ditunjuk sehingga tim proyek dapat dibentuk.

15. Yang dimaksud kegiatan tahap penyusunan konsep dalam siklus hidup proyek adalah : Jawab : Secara umum, siklus hidup proyek merupakan suatu metode yang digunakan untuk menggambarkan bagaimana sebuah proyek direncanakan, dikontrol, dan diawasi sejak proyek disepakati untuk dikerjakan hingga tujuan akhir proyek tercapai. Terdapat empat tahap kegiatan utama yang dilakukan dalam siklus hidup proyek yaitu :

1.Tahap Inisiasi
2.Tahap Perencanaan
3.Tahap Eksekusi (Pelaksanaan proyek)
4.Tahap Penutupan

16. Yang dimaksud kegiatan tahap pelaksanaan dalam siklus hidup proyek adalah

Jawab : Tahap Eksekusi (Pelaksanaan proyek)

Dengan definisi proyek yang jelas dan terperinci, maka aktivitas proyek siap untuk memasuki tahap eksekusi atau pelaksanaan proyek. Pada tahap ini, deliverables atau tujuan proyek secara fisik akan dibangun. Seluruh aktivitas yang terdapat dalam dokumentasi project plan akan dieksekusi. Sementara kegiatan pengembangan berlangsung, beberapa proses manajemen perlu dilakukan guna memantau dan mengontrol penyelesaian deliverables sebagai hasil akhir proyek.

17. Model RAD (Rapid Application Development) adalah

Jawab : Rapid application development (RAD) atau rapid prototyping adalah model proses pembangunan perangkat lunak yang tergolong dalam teknik incremental (bertingkat).

18. Yang dimaksud dengan Stakeholder adalah

Jawab : Pemangku kepentingan adalah terjemahan dari kata stakeholder dapat diartikan sebagai segenap pihak yang terkait dengan isu dan permasalahan yang sedang diangkat.

19. Yang dimaksud dengan Shareeholder adalah

Jawab : pemegang saham dalam sebuat perusahaan, entah yg minoritas / mayoritas.biasanya berada diluar perusahaan.

20. Struktur organisasi yang berfokus pada garis tanggung jawab, koordinasi dan kontrol secara bertingkat menurut fungsi-fungsi manajemen adalah

Jawab : fungsional

21. Struktur organisasi yang memandang fungsi-fungsi manajemen sebagai sebuah proyek, dimana konsep manajemen proyek berlaku pada setiap area fungsi, organisasi. Dan setiap Proyek berada di bawah tanggung jawab langsung seorang pimpinan (CEO), adalah:

Jawab : organisasi proyek

22. Struktur yang merupakan gabungan dari struktur organisasi fungsional dan struktur organisasi proyek. Manajer Proyek berada di bawah tanggung jawab manajer program, adalah :

Jawab : organisasi matriks

23. Manajemen integrasi proyek terdiri atas 3 (tiga) tahapan Proses, yaitu :

Jawab : ~Pembuatan Rencana Proyek ; mengambil hasil dari proses yang lain, secara konsisten dan koheren, untuk kemudian digunakan dalam membuat rencana proyek yang baru.

~Pelaksanaan Proyek ; melaksanakan rencana proyek.

~Kontrol Perubahan terpadu ; koordinasi berbagai perubahan dalam proyek.

24. Sebuah proyek memiliki karakteristik masing-masing, dan hendaknya sebuah proyek haruslah memiliki sifat ?

Jawab : intangible

25. Berikut ini adalah salah satu bentuk struktur organisasi, yaitu :

Jawab : fungsional

By

Assigment 7

1. Bacalah DEFINISI SIM menurut Para Ahli, ambil 2 (dua) Pendapat para ahli yang cocok dengan pendapat anda dan jelaskan Alasan-Alasannya !

a. Menurut STEPHEN HAAG yang dikutip pada buku EVI INDRAYANI dan HUMDIANA (2009) :
SIM adalah Berhubungan dengan Perencanaan, Pengembangan, Manajemen dan menggunakan alat teknologi informasi untuk membantu orang melaksanakan semua tugas yang berkaitan dengan proses dan manajemen informasi.
b. Menurut KENNETH C. LAUDON dan JANE P. LAUDON (2007) :
“SIM berurusan dengan isu perilaku dan isu teknis yang berhubungan dengan pengembangan, penggunaan, dan pengaruh dari sistem informasi yang digunakan manajer dan karyawan didalam perusahaan”
Sistem Informasi secara teknis dapat didefinisikan sebagai Sekumpulan komponen yang saling berhubungan, mengumpulkan (atau mendapatkan), memproses, menyimpan, dan mendistribusikan informasi untuk menunjang pengambilan keputusan dan pengawasan dalam suatu organisasi.
Alasannya karena SIM berhubungan perencanaan, proses dan pengembangan menggunakan alat teknologi dan melakukan proses dan menyimpan untuk menunjang penggambilan keputusan dalam setiap perusahaan  untuk melakukan pemerosesan

2. Berdasarkan komponen fisik penyusunannya, SIM dapat terdiri atas 5 komponen: Berikan contoh dari komponen berkas (file) dan komponen PROCEDURE !

  • Berdasarkan berkas ( file ) File yang berisi program dan data dibuktikan dengan adanya media penyimpanan secara fisik sperti disket , hard disk , magnetic tape , dan sebagainya .
  • Berdasarkan Procedure Prosedure merupakan komponen fisik karena prosedure disediakan dalam bentuk fisik seperti buku panduan dan instruksi . Ada 3 jenis prosedure :
    1.Instruksi untuk pemakai
    2.Instruksi untuk penyiapan masukan
    3.Instruksi pengoperasian untuk karyawan pusat komputer

3. Berdasarkan fungsi pengolahannya, SIM dapat terdiri atas 4 fungsi : berikan contohnya dari file historis itu apa saja !
Umumnya file historis diperlukan untuk proses peramalan (forecasting) dan perencanaan (planning) berbagai kegiatan yang akan dilakukan.

 

4. Apa yang anda ketahui tentang Bentuk anatonim SIM ? jELASKAN SECARA LENGKAP !

Pada gambar tersebut, data masukan dapat berupa data bahan baku, harga produk, biaya tenaga kerja,dan lainnya. Data operasi dapat berupa angka produksi, biaya mesin, pekerjaan proses, danlainnya. Sedangkan keluaran dapat berupa tingkat investasi, tanggal pengiriman, dan lainnya.Jaringan kerja tersebut memberikan dua implikasi, yaitu:
1). SIM didesain untuk menyediakaninformasi bagi setiap unit fungsional, dan
2). SIM untuk unit fungsional yang saling berhubungandapat dikelompokkan ke dalam suatu subsistem yang melayani kelompok itu (fungsi operasional)

5. Apa saja perbedaan TELECOMMUTING dan HOTELING !
Telecommuting diperkenalkan karena merupakan satu cara yang tepat untuk menggambarkan bagaimana karyawan dapat secara elektronik pergi ke tempat kerja. Di antara telecommuter yang pertama adalah ilmuwan-ilmuwan komputer seperti programer sistem, yang menyadari bahwa mereka dapat membuat produk-produk peranti lunaknya di rumah atau di perahu layar dengan sama baiknya seperti di kantor

Hoteling merupakan ide dari perusahaan dalam hal menyediakan suatu fasilitas terpusat yang dapat dibagi bersama oleh karyawan jika terdapat kebutuhan akan ruangan dan dukungan kantor. Karyawan menggunakan fasilitas terpusat ini sama dengan cara menggunakan hotel. Karyawan melakukan reservasi atas fasilitas dengan sumber daya dukungan tertentu, berdasarkan atas pekerjaan yang harus dilakukan. Agar visi ini dapat tercapai, fasilitas kantor terpusat harus dikelola oleh pegawai pendukung yang memadai dan menawarkan teknologi yang dibutuhkan.

By

Quiz Pengolahan Data

Unsur-Unsur Pengelolaan Data
 Proses pengelolaan data dapat melibatkan secara keseluruhan atau sebagian dari unsure-unsur pengelolaan data berikut:
1. Pengumpulan Data (Data Capturing)
Pengelolaan data merupakan aktifitas penangkapan data dari dalam dokumen dasar. Dokumen ini merupakan lembaran isian data yang diisi oleh petugas atau orang lain secara langsung. Tentang dokumen diisi dan dirancang dengan jelas, mudah diisi dan dapat meminimalisir kesalahan data.

2. Pembacaan (Reading)

Pembacaan data adalah proses pembacaan data dari dokumen dasar yang digunakakn agar dapat diproses lebih lanjut. Proses pembacaannya dapat dilakukakn secara manual atau dengan menggunakan alat bantu berupa mesin.

3. Pemeriksaan (Verifying)

Pemeriksaan perlu dilakukan hal ini bertujuan untuk menghindari kesalahan dari data yang di baca dari dokumen dasar

4. Perekaman (Recording)

Perekaman data merupakan proses penyimpanan data yang di bacakan dan diferifikasikan kedalam alat penyimpanan berupa memori penyimpanan. Dalam system computer dapat di simpan data dimemori sekunder berupa disk, hard-disk dan lainnya.

5. Penggolongan (Classifying)

Penggolongan informasi perlu dilakukan untuk memenuhi kebuthan informasi berdasarkan klasifikasi tertentu.

6. Pengurutan (sorting)

Sorting selalu digunakan dalam pengelolaan data. Data-data itu perlu diurutkan agar informasi yang di hasilkan dapat dipahami, memudahkan pembaca dan pencarian informasi yang disajikan.

7. Peringkasan (Sumarizing)

Peringkasan data dimaksut sebagai operasi untuk menghilangkan kemunculan data yang sama atau berulang dari sekumpulan rincian data sebagi basis data yang tersimpan dalam memory.

8. Pehitungan (Calculating)

Perhitungan merupakan proses pengolahan data yang melibatkan seluruh operasi aritmatika.

9. Perbandingan (Comparing)

Data-data dalam basis sumber data-data yang ada perlu dibandingakan dengan data-data yang lain untuk mengetahui posisi dan kondisi data dalam kesimpulan data yang direkam.

10. Pemindahan (Transmitting)

Dalam suatu system jaringan computer perlu ada pengiriman data dari satu terminal ke terminal lain melalui media tranmisi data intuk diproses lebih lanjut.

11. Penampilan Kembali (Retrieving)

Pada prinsipnya informasi yang ada merupan penampilan hasil kembali dari data-data yang telah disimpan disuatu tempat penyimpanan sebelumnya, dan untuk menapilan kembali diusahakan data-data itu dapat ditampilkan dengan cepat

12. Penggandaan (Reproductiont)

Penyajian informaasi, khususnya dalam bentuk hardcopy perlu dikendalikan agar informasi tersebut dapat dikirim ke seluruh pemakai, dengan tujuan agar infomasi itu tidak hilang.

13. Penyebarluasan (Distribution)

Distribusi informasi dapat dilakukan  melalui media komunikasi data atau dikirim dalam bentuk hardcopy  kepada setiap pemakai dalam setiap daftar tebusan laporan.
Bentuk Pengolahan Data  Dalam Sturktur Organisasi
 Sistem impor masi dalam suatu organisasi dapat dibedakan menjadi tiga bagian ,yaitu Sentralisasi, Disentralisasi dan Distribusi. Tentu saja dalam sitiap betuk system itu mempunyai kelebihan dan kekurangan antara yang satu dengan yang lain.

a. Sentralisasi
Operasi – operasi pengolahan data dilaksanakan oleh suatu bagian yang terpisah dalam struktur organisasi yang sering disebut bagian pengolahan data elektronik (Electronic Data Processing / EDP).
Bentuk pengolahan data tersentralisasi dalam struktur organisasi mempunyai faktor pendukung:
a) penghematan khusus dalam hardware dan pengadaan personalia
b) penghematan karena meniadakan pengembangan sistem yang ganda
c) manfaat karena standarisasi
d) manfaat karena sistem yang seragam

b. Desentralisasi
Kegiatan pengolahan data dilakukan dalam bidang – bidang organisasi fungsional otonomi atau yang merupakan sub organisasi. Contoh: akuntansi, keuangan, personalia, riset dan pengembangan, dll.
Faktor yang mendukung desentralisasi pengolahan data dalam strutur organisasi:
a) pelayanan yang makin baik karena kepekaan terhadap kondisi lokasi
b) kebijakan desentralisasi dalam manajemen
c) kelangkaan kesamaan diantara fungsi unit – unit organisasi yang mempersulit adanya standarisasi sistem

c. Terdistribusi
Data yang diolah disebar ke bagian – bagian, namun bagian – bagian tersebut disatukan kembali secara logika dan diwasi oleh bagian yang mempunyai peringkat lebih tinggi sehingga membentuk suatu kesatuan.
Keuntungan pengolahan data terdistribusi:
a) dapat meminimkan biaya
b) mempersingkat waktu respon untuk memperoleh data
c) pengontrolan pada data – data kritis secara normal
d) kemanan backup yang efektif

By

Assignment 5# SDLC (Systems Development Life Cycle)_SIM

System Development Life Cycle (SDLC)

SDLC adalah tahapan-tahapan pekerjaan yang dilakukan oleh analis sistem dan programmer dalam membangun sistem informasi. Langkah yang digunakan meliputi :
1. Melakukan survei dan menilai kelayakan proyek pengembangan sistem informasi
2. Mempelajari dan menganalisis sistem informasi yang sedang berjalan
3. Menentukan permintaan pemakai sistem informasi
4. Memilih solusi atau pemecahan masalah yang paling baik
5. Menentukan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software)
6. Merancang sistem informasi baru
7. Membangun sistem informasi baru
8. Mengkomunikasikan dan mengimplementasikan sistem informasi baru
9. Memelihara dan melakukan perbaikan/peningkatan sistem informasi baru bila diperlukan.
System Development Lyfe Cycle (SDLC) adalah keseluruhan proses dalam membangun sistem melalui beberapa langkah. Ada beberapa model SDLC. Model yang cukup populer dan banyak digunakan adalah waterfall. Beberapa model lain SDLC misalnya fountain, spiral, rapid, prototyping, incremental, build & fix, dan synchronize & stabilize.
Dengan siklus SDLC, proses membangun sistem dibagi menjadi beberapa langkah dan pada sistem yang besar, masing-masing langkah dikerjakan oleh tim yang berbeda.
Dalam sebuah siklus SDLC, terdapat enam langkah. Jumlah langkah SDLC pada referensi lain mungkin berbeda, namun secara umum adalah sama. Langkah tersebut adalah
1. Analisis sistem, yaitu membuat analisis aliran kerja manajemen yang sedang berjalan
2. Spesifikasi kebutuhan sistem, yaitu melakukan perincian mengenai apa saja yang dibutuhkan dalam pengembangan sistem dan membuat perencanaan yang berkaitan dengan proyek sistem
3. Perancangan sistem, yaitu membuat desain aliran kerja manajemen dan desain pemrograman yang diperlukan untuk pengembangan sistem informasi
4. Pengembangan sistem, yaitu tahap pengembangan sistem informasi dengan menulis program yang diperlukan
5. Pengujian sistem, yaitu melakukan pengujian terhadap sistem yang telah dibuat
6. Implementasi dan pemeliharaan sistem, yaitu menerapkan dan memelihara sistem yang telah dibuatSiklus SDLC dijalankan secara berurutan, mulai dari langkah pertama hingga langkah keenam. Setiap langkah yang telah selesai harus dikaji ulang, kadang-kadang bersama expert user, terutama dalam langkah spesifikasi kebutuhan dan perancangan sistem untuk memastikan bahwa langkah telah dikerjakan dengan benar dan sesuai harapan. Jika tidak maka langkah tersebut perlu diulangi lagi atau kembali ke langkah sebelumnya.

2. carilah gambar mengenai SDLC.

 

Contoh SDLC metode Waterfall

 

3) Keahlian pengembangan sistem terdiri dari : Keahlian komunikasi (Communication skill), Kemampuan Analitis (Analytical ability), Kreativitas (Creativity), Kepemimpinan (Leadership). Jelaskan masing-masingnya secara Lengkap.
Keahlian Pengembangan Sistem
Dengan cara yang sama,kita dapat mengidentifikasi jenis-jenis keahlian pengembangan yang berbeda dan memiliki arti yang penting.

a.) Keahlian komunikasi (communications skills) melibatkan kemampuan untuk menyampaikan informasi kepada satu orang atau lebih dengan menggunakan komunikasi lisan,tulisan,atau gambar.
b.) Kemampuan analitis (analytical ability) melibatkan studi dan pemahaman akhir atas suatu situasi dengan tujuan merumuskan respons atau solusi.
c.) Kreativitas (creativity) penciptaan ide atau solusi baru yang sepenuhnya atau separuhnya baru.
d.) Kepemimpinan (leadership) kemampuan untuk mengarahkan orang lain untuk melaksanakan tugasnya.

By

web programming 11

Latihan menampilkan data pada tabel

Jika ddiketahui sebuah database dengan nama kampus. dan didalam database tersebut terdapat sebuah tabel dengan nama mata_kuliah dengan struktur sbb :

field type size
kd_matkul varchar 15
nama_matkul varchar 30
sks int 5

dan diberikan record sbb :

kd_matkul nama_matkul sks
PL901A Web Programming II 3
PR205A Pemrograman II 3
TI901B Perawatan perangkat lunak 2

buatlah scipt php untuk menampilkan record pada browser

ini jawabanya :

 

 

By

Raharja Career – SL121B

Pertanyaaan :

Buatlah laporan Raharja Career sesuai dengan format yang telah ditentukan

Pilihlah karya ilmiah yang sesuai dengan jurusan masing-masing

Lengkapi laporan hingga mendapatkan ttd dan stempel dari panitia

Laporan dapat berupa image

Status : Tercapai

Keterangan : Suci telah menghadiri acara raharja career dan mengisi laporanya

Pembuktian :

isi lembaran Raharja Career

 

By

Tugas SIM Kitab Suci

Pertanyaannya :

1) Carilah Gambar-gambar yang berupa Dialog User-Machine sebanyak 10 (sepuluh) gambar !

Buat pada iDu anda masing-masing, kemudian kirim via Email ke giandari@raharja.info dengan Subjek Email : SIM_2_namakamu

Status :
keterangan :
pembuktian :

 

” alt=”” />